Mesin Fotocopy Toshiba A3: Cocok untuk Workgroup Kantor?

Masalah dapat tersembunyi pada utilization, biaya, security, downtime, supplies, atau workflow.

Print Health Assessment membantu memberikan gambaran awal melalui:

25 pertanyaan dalam 5 domain utama.

Mulai Print Health Assessment

PRINT HEALTH DIAGNOSTIC

25 Pertanyaan. 5 Area. Satu Gambaran Kondisi Fleet Anda.

Jawab setiap pertanyaan dengan Ya, Sebagian, atau Tidak.
Assessment ini membantu membaca tingkat visibility, control, security, continuity dan workflow di lingkungan print perusahaan.

Fleet & Utilization

1. Apakah jumlah seluruh printer/MFP di perusahaan terdokumentasi dengan jelas?

2. Apakah volume cetak setiap perangkat dapat diketahui atau dipantau?

3. Apakah Anda mengetahui perangkat mana yang terlalu sibuk dan mana yang jarang digunakan?

4. Apakah penempatan perangkat sudah sesuai dengan jumlah user dan kebutuhan tiap area?

5. Apakah penambahan atau penggantian printer dilakukan berdasarkan data kebutuhan, bukan hanya permintaan user?

Cost & Visibility

6. Apakah total biaya print perusahaan dapat diketahui setiap bulan?

7. Apakah biaya print dapat dilihat per perangkat, departemen, atau lokasi?

8. Apakah perusahaan mengetahui biaya rata-rata per halaman atau cost per page?

9. Apakah biaya toner, service, spare part, dan rental dapat dilihat secara terintegrasi?

10. Apakah biaya print dapat dibandingkan antarbulan atau antarperiode?

Security & Access

11. Apakah dokumen sensitif dapat dicegah agar tidak tertinggal di output tray?

12. Apakah akses ke perangkat dapat dibatasi berdasarkan user atau departemen?

13. Apakah konfigurasi printer seperti password admin, protocol, dan web management dikontrol?

14. Apakah firmware dan update security printer dikelola secara berkala?

15. Apakah aktivitas print dapat dilacak atau diaudit jika diperlukan?

Service & Continuity

16. Apakah downtime setiap perangkat tercatat?

17. Apakah terdapat target response time atau SLA untuk service?

18. Apakah masalah berulang pada perangkat dapat diidentifikasi dari histori service?

19. Apakah tersedia backup atau alternatif jika perangkat utama bermasalah?

20. Apakah preventive maintenance dilakukan secara terencana?

Supplies & Workflow

21. Apakah level toner dapat diketahui sebelum toner benar-benar habis?

22. Apakah perusahaan dapat menghindari kondisi toner habis mendadak maupun overstock?

23. Apakah penggunaan supplies dapat ditelusuri ke perangkat atau lokasi tertentu?

24. Apakah proses scan sudah menggunakan workflow yang cukup efisien seperti scan to folder, email, atau sistem dokumen?

25. Apakah proses dokumen masih sering memerlukan langkah manual berulang yang sebenarnya bisa disederhanakan?

PRINT HEALTH SCORE

Overall Score

—

Level

—

—
Jawab seluruh pertanyaan untuk melihat hasil assessment.
Hasil assessment merupakan diagnostic awal berdasarkan jawaban yang diberikan dan bukan audit teknis formal.
Assessment bertujuan membantu mengidentifikasi area yang perlu perhatian sebelum menentukan langkah perbaikan berikutnya.

Memahami Hasil Print Health Assessment

Assessment mengevaluasi lima area:

  • Fleet & Utilization
  • Cost & Visibility
  • Security & Access
  • Service & Continuity
  • Supplies & Workflow

Setiap area dinilai secara terpisah sehingga perusahaan dapat melihat domain yang sudah terkontrol dan area yang masih membutuhkan perhatian.

Print Health Score

Print Health Score menggunakan skala:

0–100

Semakin tinggi score, semakin baik tingkat visibility dan control terhadap lingkungan print.

Tujuan score bukan sekadar mendapatkan nilai tinggi, tetapi membantu menentukan prioritas improvement.

Level Print Health

Explorer

Score 0–39

Banyak area masih membutuhkan visibility dasar.

Fokus utama:

Gain Visibility

Langkah yang dapat diprioritaskan:

  • Inventory perangkat
  • Monitoring volume
  • Identifikasi biaya
  • Dokumentasi service
  • Identifikasi perangkat kritikal

Developing

Score 40–54

Sebagian proses sudah tersedia, tetapi masih terdapat blind spot pada beberapa area.

Fokus utama:

Build Control

Area yang dapat diperkuat:

  • Standardisasi fleet
  • Monitoring
  • Supplies Management
  • SLA
  • Policy dasar

Managed

Score 55–69

Print environment sudah mulai terkelola dengan baik.

Fokus utama:

Optimize

Peluang improvement dapat berada pada:

  • Utilization
  • Cost Visibility
  • Workflow
  • Security
  • Fleet Distribution

Optimized

Score 70–84

Sebagian besar proses sudah berjalan secara terstruktur.

Fokus utama:

Automate

Peluang berikutnya antara lain:

  • Fleet Monitoring
  • Supplies Automation
  • Print Analytics
  • Secure Print
  • Lifecycle Planning

Leader

Score 85–100

Print environment memiliki tingkat visibility dan control yang matang.

Fokus utama:

Continuous Improvement

Area yang dapat dikembangkan:

  • Governance
  • Benchmark
  • Lifecycle Management
  • Analytics
  • Workflow Integration

Lima Domain yang Dinilai

Fleet & Utilization

Mengevaluasi bagaimana perangkat digunakan dan didistribusikan.

Area yang diperiksa antara lain:

  • Jumlah Perangkat
  • Volume per Device
  • Workload Balance
  • Penempatan Device
  • Keputusan Penambahan atau Penggantian Perangkat

Tujuannya adalah memastikan fleet digunakan secara proporsional terhadap kebutuhan.

Cost & Visibility

Mengevaluasi seberapa baik perusahaan memahami biaya print.

Area yang diperiksa antara lain:

  • Total Biaya Print
  • Cost per Device
  • Cost per Department
  • Cost per Page
  • Toner
  • Service
  • Spare Part
  • Rental
  • Perbandingan Antarperiode

Visibility terhadap biaya membantu pengambilan keputusan berbasis data.

Security & Access

Mengevaluasi kontrol terhadap perangkat dan dokumen.

Area yang diperiksa antara lain:

  • Document Security
  • User Authentication
  • Access Control
  • Device Hardening
  • Firmware Security
  • Auditability

Service & Continuity

Mengevaluasi kemampuan menjaga layanan print tetap berjalan.

Area yang diperiksa antara lain:

  • Downtime
  • Response Service
  • SLA
  • Histori Kerusakan
  • Preventive Maintenance
  • Backup Device

Supplies & Workflow

Mengevaluasi pengelolaan supplies dan proses dokumen.

Area yang diperiksa antara lain:

  • Monitoring Toner
  • Overstock
  • Toner Habis Mendadak
  • Supplies Accountability
  • Scan Workflow
  • Proses Manual
  • Efisiensi Dokumen

Apa Arti Area Prioritas?

Setelah assessment selesai, sistem menampilkan dua domain dengan score terendah sebagai Area Prioritas.

Area prioritas menunjukkan bagian yang mempunyai peluang perbaikan terbesar dibanding domain lainnya.

Misalnya, jika Security & Access memiliki score lebih rendah, perusahaan dapat mulai mengevaluasi:

  • Secure Print
  • Authentication
  • Access Control
  • Firmware
  • Audit

Jika Cost & Visibility memiliki score rendah, area yang dapat diperbaiki meliputi:

  • Cost Monitoring
  • Volume Tracking
  • Cost Allocation
  • Cost per Page
  • Reporting

Score Rendah Bukan Berarti Mesin Harus Diganti

Print Health Assessment tidak dirancang untuk otomatis menyarankan penggantian perangkat.

Score rendah dapat disebabkan oleh:

  • Kurangnya Visibility
  • Monitoring Belum Tersedia
  • Workload Tidak Seimbang
  • Service Belum Terstruktur
  • Security Belum Dikontrol
  • Supplies Tidak Terpantau

Dalam banyak kasus, improvement dapat dilakukan tanpa mengganti seluruh fleet.

Print Health Bukan Service Check

Service inspection biasanya fokus pada kondisi teknis perangkat.

Print Health mempunyai cakupan lebih luas:

Device + User + Cost + Security + Service + Supplies + Workflow

Karena itu assessment memberikan gambaran mengenai print environment secara keseluruhan.

Dari Diagnosis ke Improvement

Assessment sebaiknya digunakan sebagai dasar untuk menentukan action plan.

Contoh improvement:

  • Redistribusi Perangkat
  • Konsolidasi Printer
  • Menetapkan SLA
  • Mengatur Supplies
  • Mengaktifkan Monitoring
  • Menerapkan Secure Print
  • Mengurangi Device Idle
  • Meningkatkan Scan Workflow
  • Menetapkan Print Policy

Improvement dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan area prioritas.

Langkah Berikutnya

Jika kebutuhan utama berkaitan dengan jumlah unit, kelas perangkat dan estimasi biaya:

Hitung Kebutuhan Fleet

Jika ingin membandingkan kelas perangkat:

Bandingkan Mesin Fotokopi

Jika hasil assessment menunjukkan kebutuhan pengelolaan fleet yang lebih terstruktur:

Pelajari Managed Print Services

FAQ

Apakah Print Health Assessment merupakan audit formal?

Tidak. Assessment ini merupakan diagnostic awal berdasarkan jawaban yang diberikan.

Audit formal membutuhkan data dan observasi lebih detail.

Apakah assessment hanya cocok untuk perusahaan besar?

Tidak. Beberapa perangkat saja sudah dapat menimbulkan masalah utilization, biaya, service, security, atau supplies.

Apakah score tinggi berarti tidak perlu improvement?

Tidak. Score tinggi menunjukkan tingkat control yang lebih baik, tetapi optimization tetap dapat dilakukan secara berkala.

Apakah score rendah berarti perangkat harus diganti?

Tidak. Masalah dapat berada pada management, workflow, monitoring, security, atau distribusi workload.

Apakah hasil assessment dapat digunakan sebagai dasar evaluasi MPS?

Ya. Assessment dapat membantu mengetahui apakah lingkungan print membutuhkan monitoring dan pengelolaan fleet yang lebih terstruktur.

Ketahui Kondisi Fleet Sebelum Menentukan Langkah Berikutnya

Lingkungan print yang sehat bukan hanya tentang mesin yang masih dapat mencetak.

Lingkungan print yang sehat adalah lingkungan yang:

  • Terukur
  • Terkontrol
  • Aman
  • Efisien
  • Mudah Dikelola

Gunakan hasil assessment untuk menentukan prioritas improvement berikutnya.

Sebelum keluar, cek dulu apakah lingkungan print Anda sehat.

© Nusaprint Dokumen Solusindo